Terjemahan bahasa Inggris yang baik dan benar harus melalui proses yang tidak sederhana. Pasalnya, bahasa tidak hanya berkaitan dengan kosakata dan tata bahasa, tapi juga mengandung unsur rasa. Terutama untuk penulisan sastra, seperti puisi dan novel. Begitu pula dengan dokumen-dokumen resmi, di dalamnya berkaitan dengan penyesuaian kata berdasarkan penggunaan istilah dalam suatu institusi, birokrasi, dan aspek legal formal lainnya.

Dalam menerjemahkan bahasa Inggris, kita tidak cukup mengandalkan translator tools, seperti Google Translate. Ia hanya program yang dibekali Intelligence Artificial (IA) untuk menangkap setiap unsur makna kalimat. Ketepatannya tergantung database pada server Google Translate, baik berdasarkan basic data maupun melalui tambahan input dari pengguna.

Oleh karena itu, Google Translate sangat membutuhkan masukan para pengguna untuk menentukan terjemahan bahasa Inggris yang paling tepat pada redaksi kalimat tertentu. Pasalnya, satu kata yang dikombinasikan dengan kata lainnya akan memiliki makna atau arti yang berbeda. Misalnya, kata present bisa bermakna hadiah pemberian, sekarang ini, hadir, memperkenalkan, memberikan, membawakan, mempersembahkan, menyajikan, dan lain sebagainya. Perhatikan contoh berikut.

a. Because of the heavy rain, some students were not present at the flag ceremony this morning.
Karena hujan lebat, beberapa pelajar tidak hadir pada upacara bendera pagi ini.
(present dalam konteks kalimat ini adalah kata sifat/keadaan dan berarti ‘hadir’).
b. This procedure may not be suitable, at least for the present condition.
Prosedur ini mungkin tidak sesuai, setidaknya pada kondisi sekarang ini.
(present dalam kalimat ini juga sebagai kata sifat/keadaan, tetapi arti yang tepat adalah ‘sekarang ini’).

Ini baru contoh kalimat yang sangat sederhana. Bagaimana dengan kalimat-kalimat yang kompleks?

Terjemah Bahasa Inggris yang Baik dan Benar

Terjemah bahasa Inggris yang baik dan benar dimulai dari kemampuan seorang penerjemah dalam menemukan arti kata yang tepat, memahami bentuk dan arti frasa-frasa bukan idiomatik, memahami arti kalimat melalui struktur sintaksis, mengenal dan memahami struktur-struktur retorik, dan kemampuan membaca kritis.

Selain itu, terjemah bahasa Inggris yang baik juga melihat jenis dokumen yang diterjemahkan. Misalnya, terjemah dokumen resmi, surat bisnis, jurnal ilmiah, berita, novel, puisi, dan beragam tulisan lainnya. Tentunya, penggunaan kata dan kalimat akan berbeda sesuai tujuan dan latar belakang penulis dalam menuangkan atau menyampaikan informasi atau ide. Dengan demikian, penerjemah perlu memiliki rujukan yang cukup untuk menentukan kalimat yang tepat dalam menerjemahkan setiap dokumen yang berbeda. Di antaranya melalui poin-poin berikut.

A. Memahami sudut pandang, tujuan, dan ekspresi penulis.
Sudut pandang penulis apakah ia melihat suatu masalah dari sudut politik, ekonomi, pendidikan, agama, kebudayaan, hukum, dan sebagainya? Apakah penulis bermaksud mengajukan gagasan, memberikan informasi, atau bermaksud mempengaruhi pembaca, menyangkal pendapat, dan sebagainya? Apakah penulis mengekspresikan humor, serius, ironik, sarkastik, dan sebagainya.
B. Membuat Inferensi, generalisasi, dan konklusi
C. Menilai sumber acuan penulis
Misalnya, penulis berdasarkan fakta, atau berdasarkan inferensi, atau mungkin hanya berdasarkan opini. Contoh:
Jika seseorang mengatakan ‘Tahun ini politik tampaknya sedang memanas’, “Akan ada banyak perdebatan” ‘Kondisi politik sekarang kurang bersahabat’. Pernyataannya yang pertama ada­lah suatu ‘fakta’ yang dapat diverifikasi; yang kedua merupakan suatu ‘inferensi’; sedangkan yang ketiga adalah ‘opini’ yang merupakan pendapat, kesan, atau keyakinan pribadinya.
D. Menilai redaksi dan diksi penulis
1) Ketepatan penggunaan kata, frasa, kalimat, dan ungkapan-ungkapan (idiomatic)
2) Pengembangan kerangka berpikir (frame of thought)
3) Pengurutan (sequences)
4) Perlu atau tidaknya suatu informasi (relevant/irrelevant information)

Inilah sebagian dari metode atau tips menerjemahkan bahasa Inggris yang baik dan benar. Nah, kerangka ini dapat dijadikan acuan bagi kita yang ingin menghasilkan terjemah bahasa Inggris yang baik atau mencari seorang penerjemah bahasa Inggris. Carilah jasa penerjemah profesional yang memahami dengan baik naskah yang akan diterjemahkan.

Cara Menerjemahkan Bahasa Inggris yang baik dan benar
Cara Menerjemahkan Bahasa Inggris yang baik dan benar
Terjemah bahasa Inggris yang baik dan benar dimulai dari kemampuan seorang penerjemah dalam menemukan arti kata yang tepat, memahami bentuk dan arti frasa-frasa bukan idiomatik, memahami arti kalimat melalui struktur sintaksis, mengenal dan memahami struktur-struktur retorik, dan kemampuan membaca kritis.
Share
Share
Share